Halo para pencinta roda dua dan pejuang kilometer! Memilih oli pelumas (oli mesin) yang tepat untuk motor kesayangan, khususnya untuk Yamaha NMAX generasi terbaru (Neo, Neo S, Turbo), memang gampang-gampang susah. Setiap pemilik motor punya selera dan preferensi masing-masing, yang terkadang membuat kita bingung untuk memutuskan.
![]() |
| Hasil Tes Jalan 3.000 KM Shell Advance City Scooter di NMAX Neo S: Apakah Susutnya Bikin Deg-degan? |
Kali ini, saya akan membagikan ulasan (review) jujur dan independen mengenai salah satu oli yang cukup populer di pasaran: Shell Advance City Scooter (10W-40). Oli ini sudah saya "siksa" di dalam blok mesin Yamaha NMAX Neo S saya selama kurang lebih tiga bulan dengan jarak tempuh mencapai 3.246 kilometer!
Bagaimana sensasi tarikannya? Apakah suara mesin menjadi kasar? Dan yang paling penting: Berapa banyak oli yang menguap (susut) setelah digeber ribuan kilometer? Mari kita bedah tuntas semuanya!
Anomali 150 Kilometer Pertama: Kenapa Terasa Berat?
Saat pertama kali botol Shell Advance City Scooter ini dituang ke dalam mesin (menggantikan oli bawaan pabrik Yamalube Turbo), saya menemukan sebuah "anomali" yang cukup mengganjal.
Pada fase 0 hingga 150 kilometer pertama, tarikan gas NMAX Neo S saya justru terasa sangat berat dan ngeden! Rasanya seolah-olah ada sesuatu yang menahan laju roda, atau seperti sedang membonceng penumpang bodi bongsor. Padahal, saya sudah mengecek bagian pengereman dan semuanya normal.
Saya curiga, hal ini mungkin disebabkan oleh proses adaptasi mesin (mengingat oli sebelumnya berasal dari merek dan jenis aditif yang sama sekali berbeda). Namun ajaibnya, setelah melewati angka 150 kilometer, tarikan motor mendadak berubah drastis menjadi sangat ringan, mulus, dan responsif.
Performa Jangka Menengah: Halus di Awal, Sedikit Kasar di Tengah
Dari kilometer 150 hingga menyentuh angka 1.500 kilometer, oli Shell ini memberikan performa yang sangat memanjakan. Suara mesin terdengar halus, minim getaran, dan tarikan gas selalu responsif, sangat cocok dengan embel-embel "City Scooter" yang dimilikinya.
Namun, tidak ada pelumas yang sempurna. Setelah melewati batas 1.500 kilometer, karakter aslinya mulai terasa. Suara mesin (engine noise) NMAX saya mulai terdengar sedikit lebih kasar. Gejala mesin kasar ini perlahan makin terasa saat odometer mendekati angka 2.000 km.
Anehnya lagi (dan ini yang membuat saya sempat ragu untuk mengganti oli), ketika odometer menyentuh angka 3.000 kilometer, tarikan mesin justru kembali terasa sangat enteng! Karena tidak ingin mengambil risiko (dan indikator "Oil" di spidometer NMAX juga sudah berkedip meminta pergantian), saya segera membuang oli ini dan tidak berani memaksakannya hingga 8.000 kilometer seperti yang diklaim oleh tulisan di botol kemasan Shell.
Pembuktian: Berapa Banyak Oli yang Susut (Menguap)?
Ini adalah bagian yang paling krusial. Motor Yamaha NMAX terkenal sangat sensitif terhadap volume oli. Jika oli terlalu banyak susut (menguap) dan batas minimum terlewati, piston bisa baret dan blok mesin bisa jebol (vampir oli)!
Pada awal pemakaian, saya menuangkan oli ini secara penuh sebanyak 1 Liter (1.000 ml) karena saya juga mengganti filter oli (jika tidak ganti filter, cukup 900 ml).
Setelah jarak tempuh 3.246 kilometer, saya membuang seluruh sisa oli lama (tap oli) dan menampungnya menggunakan gelas ukur berskala mililiter. Hasilnya?
- Volume Awal: 1.000 ml
- Sisa Oli: 750 ml
- Total Penguapan (Susut): 250 ml
Apakah angka penyusutan 250 ml dalam jarak 3.200 kilometer ini wajar? Jawabannya: Ya, ini sangat wajar dan masih dalam batas yang sangat aman!
Batas volume oli minimum agar komponen internal NMAX tetap aman adalah sekitar 600 ml. Dengan sisa 750 ml, oli Shell Advance City Scooter terbukti memiliki ketahanan penguapan yang cukup baik untuk motor NMAX Neo S, terutama bagi saya yang lebih sering menggunakan motor ini untuk perjalanan jarak jauh (keluar kota) tanpa sering terjebak kemacetan parah stop and go.
Kesimpulan: Layak Dibeli atau Tidak?
Secara keseluruhan, saya menyatakan bahwa Shell Advance City Scooter sangat direkomendasikan (recommended) untuk pengguna Yamaha NMAX Neo S.
Meskipun terdapat anomali tarikan berat di 150 kilometer pertama dan suara mesin yang mulai sedikit kasar setelah 1.500 kilometer, daya tahannya terhadap penguapan patut diacungi jempol. Jika Anda mencari oli harian yang cukup irit, aman, dan stabil, oli ini bisa menjadi salah satu kandidat kuat.
Saran saya, meskipun botolnya menjanjikan jarak tempuh hingga 8.000 kilometer, tetap patuhi patokan ideal penggantian oli di angka 2.000 hingga 3.000 kilometer (maksimal) demi menjaga keawetan dan umur panjang mesin motor kesayangan Anda!
Apakah Anda juga pengguna Shell Advance City Scooter? Jangan ragu untuk membagikan pengalaman, keluhan, atau tips Anda di kolom komentar! Sampai jumpa di artikel uji coba oli (oil test) garasi berikutnya!
