Halo para pencinta modifikasi dan penggiat Do It Yourself (DIY) di garasi rumah! Bagi kalian para pemilik Yamaha NMAX Neo S, memasang spakbor kolong (hugger) tambahan di atas ban belakang memang menjadi salah satu modifikasi wajib. Selain membuat tampilan area kaki-kaki lebih padat, hugger ini berfungsi ganda melindungi area injektor dan blok mesin dari cipratan lumpur jalanan yang ganas.
![]() |
| Niat Rapikan Spakbor Kolong NMAX Neo S Eh Malah Berujung Petaka! Bongkar Tragedi Tang Potong Berdarah Dingin |
Salah satu model yang paling laris di pasaran adalah spakbor kolong dengan motif karbon (sering disebut V2). Namun, di balik penampilannya yang sporty, ada satu kelemahan bawaan yang sangat mengganggu. Saat ban belakang menghantam lubang jalan (yang mana sangat lazim di Indonesia), suspensi belakang akan mengayun turun. Pada titik inilah, bodi spakbor kolong V2 akan bergesekan keras dan tersangkut pada per (spring) shockbreaker sebelah kanan! Gesekan terus-menerus ini tidak hanya merusak lapisan cat pada per shockbreaker, tetapi juga berisiko membuat bodi plastik spakbor terangkat atau bahkan patah.
Untuk mengatasi masalah desain bawaan ini, satu-satunya solusi adalah "menyunat" atau memotong bagian tepi kanan spakbor agar membentuk lekukan setengah lingkaran, sehingga memberi ruang gerak bebas bagi per shockbreaker. Namun, proses "operasi plastik" ini ternyata bisa berujung petaka jika dilakukan dengan alat yang salah!
Niat Melepas Berujung Frustrasi
Langkah ideal sebelum memotong tentu saja melepaskan spakbor kolong tersebut dari motor agar proses pemotongan lebih leluasa. Saya awalnya melepas baut dan mencabut shockbreaker sebelah kanan dengan harapan spakbor bisa ditarik keluar.
Namun, realitanya tidak semudah itu! Bagian sebelah kiri spakbor ternyata masih tersangkut kuat di bawah ruang bagasi. Satu-satunya cara untuk melepaskan spakbor ini secara utuh adalah dengan membongkar dan mengangkat seluruh boks bagasi (jok) motor! Karena proses membongkar bagasi memakan waktu dan usaha yang sangat merepotkan, saya mengambil keputusan nekat: Memotong spakbor kolong dalam keadaan masih terpasang di motor!
Tragedi Tang Potong dan Plastik yang Retak
Di sinilah kesalahan fatal itu terjadi. Saya mulai membuat pola garis panduan pemotongan menggunakan spidol. Karena merasa bodi spakbor ini terbuat dari plastik ABS yang relatif tipis, saya dengan penuh percaya diri mencoba menjepit dan memotongnya menggunakan tang potong.
Cetek! Bukannya terpotong rapi, tekanan jepitan dari tang potong justru memberikan tekanan berlebih (stress) pada titik yang salah. Bodi plastik spakbor tersebut malah pecah dan retak merambat keluar dari jalur pola!
Pelajaran Berharga: Gunakan Alat yang Tepat!
Kepalang basah, saya harus menyelamatkan sisa bodi yang retak tersebut. Retakan segera saya tutup menggunakan lem super (cyanoacrylate / lem Korea) agar tidak menyebar.
Untuk melanjutkan pemotongan, saya membuang jauh-jauh tang potong tersebut dan beralih menggunakan gergaji besi. Meskipun ruang geraknya sangat terbatas karena terhalang bodi motor, mata gergaji besi yang halus secara perlahan mampu memakan plastik ABS tersebut dengan jauh lebih rapi tanpa menimbulkan retakan baru. Jika kalian memiliki gerinda mini (rotary tool / Dremel), proses pemotongan ini sebenarnya akan jauh lebih cepat, rapi, dan mudah.
Setelah bagian tepi berhasil dipotong, jangan lupa untuk menghaluskan sisa-sisa potongannya menggunakan kertas amplas kasar agar tidak terlihat berantakan. Sebagai sentuhan akhir (yang mungkin tidak terlalu berguna tapi bikin lega secara psikologis), oleskan spidol hitam pada bekas potongan yang memutih agar kembali terlihat gelap.
Setelah shockbreaker dipasang kembali, hasil pemotongan (coakan) tersebut memang tidak terlalu terlihat jika dilihat dari samping karena posisinya bersembunyi tepat di balik per. Fungsi spakbor pun kembali optimal tanpa ada lagi drama gesekan.
Bagi kalian yang baru saja membeli spakbor kolong V2 motif karbon ini, saya sangat menyarankan untuk langsung memotong dan membuat lekukan coakan tersebut sebelum spakbor dipasang ke motor! Jangan ulangi kesalahan saya yang malas melepas spakbor dan malah mengeksekusinya di area sempit menggunakan alat yang salah. Pastikan kalian menggunakan gergaji besi yang halus atau gerinda potong mini, dan hindari pemaksaan menggunakan tang potong atau gunting kasar jika tidak ingin spakbor baru kalian pecah berantakan!
Bagaimana pengalaman kalian saat memasang spakbor kolong di NMAX? Apakah kalian juga mengalami masalah yang sama? Jangan ragu untuk berbagi keluh kesah dan trik modifikasi kalian di kolom komentar! Sampai jumpa di proyek "coba-coba" garasi selanjutnya!
